Struktur Organisasi

Published: Tuesday, 01 October 2013

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor65 tahun 2017, tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbangkes terdiri dari 4 (empat) kelas yaitu : (a) Balai besar penelitian dan pengembangan kesehatan; (b) Balai penelitian dan pengembangan kesehatan kelas I; (c) Balai penelitian dan pengembangan kesehatan kelas II; dan (d) Loka penelitian dan pengembangan kesehatan.

Balai Litbangkes Tanah Bumbutermasuk dalam kelasifikasi Balai penelitian dan pengembangan kesehatan kelas II dengan struktur organisasi yang terdiri dari :

1. Kepala;

2. Sub Bagian Tata Usaha;

3. Seksi Program dan Kerjasama;

4. Seksi Layanan dan Sarana Penelitian;

5. Kelompok Jabatan Fungsional (Peneliti, Litkayasa, Fungsional Lainnya); dan

6. Instalasi (Entomologi, Parasitologi,Mikrobiologi, Biomolekuler, Data & Informasi dan Perpustakaan).

Adapun tugas masing-masing dari subbagian/seksi Balai Litbangkes Tanah Bumbu adalah sebagai berikut :

1. Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan pengelolaan urusan keuangan, kepegawaian, dan umum;

2. Seksi Program dan Kerjasama mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana, program, anggaran, pemantauan, evaluasi, pelaporan, kerjasama dan kemitraan, diseminasi, publikasi, advokasi, dan pengelolaan jaringan informasi ilmiah penelitian dan pengembangan kesehatan serta perpustakaan;

3. Seksi Layanan dan Sarana Penelitian mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan, kajian pengembangan metode, model, teknologi, dan bimbingan teknis, serta pengelolaan sarana penelitian dan pengembangan kesehatan;

4. Instalasi :

a) Instalasi merupakan unit nonstruktural yang dipimpin oleh seorang kepala yang ditunjuk oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis;

b) Instalasi merupakan fasilitas penunjang penyelenggaraan operasional teknis penelitian dan pengembangan kesehatan seperti Laboratorium dan instalasi lainnya sesuai dengan karakteristik keunggulan penelitian dan pengembangan;

c) Dalam melaksanakan tugasnya, kepala instalasi dibantu oleh kelompok jabatan fungsional yang ditunjuk oleh Kepala Instalasi yang bersangkutan setelah mendapat persetujuan Kepala Unit Pelaksana Teknis;

d) Jumlah dan jenis instalasi ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

5. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku (jabatan fungsional umum, administrasi.

Berikut adalah struktur organisasi Balai Litbangkes Tanah Bumbu tahun 2019 sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 65 tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan :

 

 Gambar Struktur Organisasi Balai Litbangkes Tanah Bumbu

Sumber Daya Manusia

Published: Friday, 13 September 2013

Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu didukung dengan tenaga sebanyak 50 orang yang terdiri dari 38 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan 12 orang non PNS (tenaga kontrak). Data kepegawaian Balai Litbang P2B2 Tanah Bumbu Tahun 2017 berdasarkan tingkat pendidikan adalah sebagai berikut :

NO

JENIS PENDIDIKAN

STRATA

JUMLAH

KET

1.

Penginderaan Jauh

S2

1

PNS

2.

Kesehatan Tropis

S2

1

PNS

3.

Parasitologi Biomedis

S2

1

PNS

4.

Kedokteran Laboratorium

S2

1

PNS

5.

Kedokteran Biomedis

S2

1

PNS

6.

Kesehatan Masyarakat

S1

8

PNS

7.

Biologi

S1

3

PNS

8.

Antropologi

S1

1

PNS

9.

Komputer

S1

1

PNS

10.

Kimia

S1

1

PNS

11.

Apoteker

S1

1

PNS

12.

Geografi

S1

1

PNS

13.

Ekonomi

S1

4

PNS

14.

Sosial

S1

2

PNS

15.

Perawat

D3

1

PNS

16.

Analis Kesehatan

D3

5

PNS

17.

Akutansi

D3

2

PNS

18.

Administrasi

D3

2

PNS

19.

Komputer

D3

1

PNS

JUMLAH

 

38

 

 

Sedangkan tenaga honorer dan kontrak yaitu sebagai berikut :

NO

NAMA PENDIDIKAN

STRATA

JUMLAH

KET

1.

SLTA

SLTA

5

Honorer

2.

SLTA ke bawah

SMP & SD

7

Honorer

JUMLAH

 

12